Benarkah ANAK KEDUA Aneh dan Penuh MISTERI..? Berikut 5 Fakta Menarik Anak Kedua...


Anak pertama atau anak sulung memang sering menjadi pelindung keluarga juga mempunyai jiwa pemimpin. Anak terakhir biasanya adalah anak manja. Tetapi bagaimana dengan fakta anak kedua atau anak tengah?

Begitulah, hampir sebagian besar anak kedua atau anak tengah tidak pernah di sebut-sebut dan bahkan kerap dilupakan begitu saja.

Bukan hanya saat anak kedua masih anak-anak atau bahkan saat masih balita. Tetapi ketika anak kedua menjadi tumbuh menjadi dewasa, hal ini kerap terjadi. Ketika ada acara keluarga, anak kedua akan sangat jarang ditanyakan.

Berbeda dengan anak pertama dan anak terakhir. Bila tidak percaya, silahkan Anda perhatikan ketika tiga orang anak di perkenalkan secara bersamaan, pasti kebanyakan orang akan lebih tertarik untuk menanyakan kabar atau perkembangan anak pertama juga anak terakhir yang sering disebut si bungsu.

Pastinya perbedaan yang terjadi ini sering memberikan pengaruh buruk terutama pada sifat anak kedua. Dan seperti biasa, apa yang terjadi pada anak kedua akan selalu tidak lebih menarik bila dibandingkan dengan kakak atau bahkan adiknya.

5 FAKTA ANAK KEDUA yang Unik


Orang yang menemukan pendapat tentang fakta anak kedua ini adalah seorang dokter medis yang juga psikolog bernama Alfred Adler.

Pendapat ini didukung langsung oleh sejumlah penelitian dan ditemukannya fakta anak kedua bahwa urutan lahir seorang anak mampu menentukan kepribadian mereka.

Berikut ini beberapa fakta anak kedua yang harus wajib Anda ketahui:

1. ANAK KEDUA PALING BERBEDA

Fakta anak kedua yang pertama adalah paling berbeda. Pada kenyataannya, diakui atau tidak setiap anak pasti akan selalu berjuang untuk mendapatkan atensi serta afeksi dari kedua orangtuanya.

Dengan adanya perhatian yang diberikan orangtua ini, sering menjadikan anak kedua berfikir untuk melakukan suatu hal yang lain dari saudara-saudaranya, bahkan secara penampilan. Inilah yang menjadikan anak kedua paling berbeda dari anak kesatu maupun lainnya.

Tidak dapat disangkal lagi, anak kedua biasanya akan selalu berusaha untuk mendapatkan perhatian daripada ibu atau ayahnya.

Oleh sebab itu, mereka akan selalu berfikir tentang bagaimana untuk mendapatkan perhatian. Sebab itulah mereka selalu akan melakukan perkara yang berbeza supaya ibu bapa sedar akan kewujudan mereka.

2. ANAK KEDUA MERASA TERASINGKAN

Fakta anak kedua yang selanjutnya adalah mereka akan merasa tersaingi di dalam keluarganya sendiri. Hal tersebut disebabkan biasanya anak pertama akan memperoleh rasa antusias dan perhatian jauh lebih besar yang diberikan dari kedua orangtua.

Oleh karena ini pertama kalinya mereka mempunyai seorang anak. Dari rasa cinta juga antusias yang dalam, maka timbul tuntutan dari kedua orangtua bahwa anak pertama harus lebih sukses, harus bisa menjadi panutan untuk adik-adiknya, harus ini dan harus itu.

Oleh sebab itu, segala sesuatu yang berhubungan dengan anak pertama selalu menjadi perhatian orangtua. Bahkan anak terakhir atau si bungsu juga sering menjadi bahan perhatian yang lebih, karena dianggap paling kecil dan harus mendapatkan bantuan dari kakak-kakaknya.

Maka tinggallah anak kedua seorang diri.

Anak kedua sering merasa seperti disisihkan oleh keluarganya sendiri. Keadaan ini mungkin disebabkan oleh ibu bapa yang sering memberikan perhatian yang lebih kepada anak pertama.

Maklumlah, kelahiran anak pertama itu yang sering dinanti-nantikan. Jadi, memang itu yang sering mendapat perhatian. Lagipun, anak pertama dikatakan perlu diberi perhatian yang lebih agar lebih terdidik dan terjaga supaya boleh menjadi ikutan adik-adiknya yang lain.

Selain anak sulung, anak bongsu juga sering diberikan perhatian yang lebih. Yelah, anak kecil yang di bawahnya sudah tiada lagi adik dan merasakan itulah yang perlu dilindungi. Ada kala, ibu bapa terbawa-bawa sehingga anak itu meningkat umurnya.

Jadi, tinggallah anak kedua seorang diri dan kurang mendapat perhatian keluarga. Maka, tidak hairanlah anak kedua selalu kita lihat mempunyai SAHABAT BAIK atau ‘BFF’ atau ‘Best-Friend-Forever’. Mereka menjadikan ‘BFF’nya itu ada kala melebihi keluarga sendiri.

3. ANAK KEDUA SANGAT BERSAHABAT


Anak kedua sangat tahu rasanya bersaing dan tidak berkawan. Oleh sebab itu, anak kedua suka bekerja dengan orang lain dan sangat cinta akan persahabatan.

Anak kedua akan terus selalu berusaha untuk menyenangkan orang lain, bahkan akan terus berusaha untuk terus menjadi perekat atau penjaga persahabatan.

Namun, hal ini juga yang menjadikan anak kedua tidak pandai bahkan tidak berani dalam mengambil satu keputusan dalam segala hal, terutama dalam hal yang berhubungan dengan dirinya sendiri.

Mungkin disebabkan anak kedua sering tersisih oleh keluarga, jadi mereka lebih senang menjalinkan hubungan dengan orang lain. Mereka akan berusaha membuat orang lain selesa dengan persahabatan itu agar hubungan mereka terus utuh.

Namun, sifat ini juga ada sisi negatifnya. Anak kedua tidak berani membuat keputusan dalam segala hal, terutama yang melibatkan dirinya. Dia takut jika keputusan itu akan menyusahkan orang lain.

Jadi, kalau nak cari pasangan atau sahabat sejati, carilah anak kedua. Sebab...dia pasti akan menjadi pasangan atau teman terbaik yang pernah kamu miliki.

4. ANAK KEDUA MEMILIKI KREATIFITAS DAN KEBEBASAN

Karena anak kedua sering sendiri dan juga selalu bersemangat untuk melakukan suatu hal, maka hal ini dapat membuat imajinasinya berkembang dengan sangat baik.

Bahkan anak kedua sangat menyukai fleksibilitas, pekerjaan yang memang dapat membuat lebih bebas untuk mengekspresikan dirinya dan tidak mengikat dari segi waktu ataupun peraturan yang ada.

Disebabkan selalu bersendirian dan bersemangat dalam melakukan sesuatu membuatkan anak kedua sering berimaginasi dalam mengembangkan bakatnya. Disebabkan itu kita sering lihat anak kedua akan bekerjayang berkaitan dengan seni dan kurang gemar bekerja di bawah tekanan.

Anak kedua juga gemarkan kebebasan dalam pekerjaan, fleksibel, dan tugasan yang mampu membuatkan mereka mengekspresikan diri. Juga pekerjaan yang tidak mengekang dari segi waktu atau peraturan pejabat yang terlalu ketat.

Disebabkan ini juga, ada sesetengah anak kedua yang gemar memilih untuk menjadi ‘freelancer’ atau sambilan, ataupun bekerja di tempat-tempat yang mereka sukai.

5. ANAK KEDUA BERMASALAH DALAM HUBUNGAN

Fakta anak kedua yang terakhir adalah bermasalah dalam hubungan. Oleh karena kebutuhannya akan perhatian yang besar, ketakutan untuk menjadi terasing dan juga hubungan dalam keluarga yang tidak bagus.

Anak kedua cenderung sulit untuk membentuk keluarga dan menjadi masalah dalam hubungan serius dengan pasangannya.

Anak kedua akan menuntut perhatian dan selalu berprasangka bahwa mereka tidak diinginkan. Bahkan parahnya, mereka akan cenderung menyalahkan diri sendiri dalam segala hal.

Disebabkan anak kedua sering mendambakan perhatian, dia akan sering berasa takut, hubungan dengan keluarga pun tidak berjalan dengan baik. Ini membuatkan mereka sukar untuk membentuk sebuah keluarga dan bermasalah dengan pasangannya.

Mereka gemar menuntut perhatian yang lebih dan mempunyai sikap berprasangka yang sebenarnya mereka sendiri tak inginkan. Lebih teruk lagi, mereka akan sering menyalahkan diri sendiri dalam segala hal!

Cara untuk mengurangkan sifat negatif pada anak kedua ini adalah dengan memberikan perhatian yang lebih kepada anak kedua ini. Dengan itu, mereka akan membesar dengan mempunyai peribadi dan karakter yang baik.

Selain itu juga, perhatian yang cukup akan menjadikan mereka seorang yang membesar dengan penuh kasih sayang. Sehingga orang di sekeliling mereka pun akan berasa selesa dengan mereka. (Sumber: Cara.pro | GPS Bestari)