Beda Kasta Daihatsu Sirion dan Ayla 1.2


Kelahiran New Astra-Daihatsu Ayla 1.2L sebenarnya rentan gesekan dengan model lain. Tak hanya Sigra 1.2 yang berada di level harga mirip dan penggunaan mesin sama, tetapi juga bisa bersenggolan dengan saudara lainnya, Sirion, city car yang punya mesin mirip, 1.300 cc.

Kendati sama-sama terjun di segmen city car, tapi antara Ayla 1.2L dan Sirion dianggap PT Astra Daihatsu Motor (ADM) beda kasta. Ayla masuk kategori ” mobil murah” KBH2/ LCGC, sementara Sirion adalah CBU dari Malaysia.

”Sebenarnya itu beda kelas. Sirion secara (target) konsumen berbeda. Ayla untuk pembeli pertama, Sirion lebih tinggi karena harganya lebih mahal dan spek ada di atasnya,” ucap Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran ADM, (17/4/2017), di sela test drive New Ayla 1.2L di Ciwidey, Bandung.

Sementara itu, Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and Customer Relation Division Head Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), pada kesempatan yang sama, mengatakan bahwa Sirion akan tetap menjadi salah satu line up Daihatsu sebagai pilihan di segmen city car.
Dari data yang disodorkan Hendrayadi, Sirion masih terjual ratrata 200-250an unit per bulan. Jumlah itu dianggap tak terlalu kecil, karena memang barang impor. ”Itu CBU, bukan CKD dari Malaysia. Kalau impor mah mau berapa saja (tidak dianggap kekecilan),” ujar Hendrayadi.

Hendrayadi menjelaskan bahwa Sirion adalah produk yang lahir dari Malaysia, dan bukan menjadi produk yang khusus untuk pasar Indonesia. Pasarnya memang mirip dengan Ayla 1.2, menyasar anak muda, namun kelasnya yang sudah di atas Rp 150 jutaan.

Ditambahkan Amelia, bahwa Sirion dengan penjualan seperti itu, masih menduduki peringkat ketiga di segmen city car nasional. Raihan tersebut dianggap cukup baik, mengingat pasar city car terus merosot belakangan ini.


Kelahiran New Astra-Daihatsu Ayla 1.2L sebenarnya rentan gesekan dengan model lain. Tak hanya Sigra 1.2 yang berada di level harga mirip dan penggunaan mesin sama, tetapi juga bisa bersenggolan dengan saudara lainnya, Sirion, city car yang punya mesin mirip, 1.300 cc.

Kendati sama-sama terjun di segmen city car, tapi antara Ayla 1.2L dan Sirion dianggap PT Astra Daihatsu Motor (ADM) beda kasta. Ayla masuk kategori ” mobil murah” KBH2/ LCGC, sementara Sirion adalah CBU dari Malaysia.

”Sebenarnya itu beda kelas. Sirion secara (target) konsumen berbeda. Ayla untuk pembeli pertama, Sirion lebih tinggi karena harganya lebih mahal dan spek ada di atasnya,” ucap Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran ADM, (17/4/2017), di sela test drive New Ayla 1.2L di Ciwidey, Bandung.

Sementara itu, Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and Customer Relation Division Head Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), pada kesempatan yang sama, mengatakan bahwa Sirion akan tetap menjadi salah satu line up Daihatsu sebagai pilihan di segmen city car.
Dari data yang disodorkan Hendrayadi, Sirion masih terjual ratrata 200-250an unit per bulan. Jumlah itu dianggap tak terlalu kecil, karena memang barang impor. ”Itu CBU, bukan CKD dari Malaysia. Kalau impor mah mau berapa saja (tidak dianggap kekecilan),” ujar Hendrayadi.

Hendrayadi menjelaskan bahwa Sirion adalah produk yang lahir dari Malaysia, dan bukan menjadi produk yang khusus untuk pasar Indonesia. Pasarnya memang mirip dengan Ayla 1.2, menyasar anak muda, namun kelasnya yang sudah di atas Rp 150 jutaan.

Ditambahkan Amelia, bahwa Sirion dengan penjualan seperti itu, masih menduduki peringkat ketiga di segmen city car nasional. Raihan tersebut dianggap cukup baik, mengingat pasar city car terus merosot belakangan ini.

SUMBER: KOmPAS