Ini Perbedaan Yamaha XMAX untuk Eropa dan Indonesia


Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) resmi mengekspor produk maxi scooter terbarunya XMAX ke Eropa. Pasar domestik pun dikesampingkan, demi memenuhi kebutuhan ekspor terlebih dahulu.

Jika dibanding dengan model yang akan dipasarkan di dalam negeri, pihak Yamaha Indonesia yang diwakili, M Abidin, GM Aftersales Division menyebut, tidak terlalu ada banyak perbedaan, hanya di beberapa bagian saja, menyesuaikan dengan regulasi.

“Pertama, XMAX yang akan diekspor ke Eropa memiliki mata kucing dibagian belakang menempel pada spakbor, sementara yang akan dipasarkan di Indonesia tidak disematkan komponen itu,” ujar Abidin, Selasa (18/4/2017).

Abidin melanjutkan, perbedaan lainnya ada pada mesin, di mana untuk Eropa berukuran 300cc berstandar Euro IV, sememtara di Indonesia 250cc yang masih menganut Euro III. Selain itu, varian yang dipasarkan di dalam negeri memiliki tambahan warna, kuning bumblebee.

“Terkait dengan dimensi dan fitur lainnya sama, antara di sini dan di Eropa. Tambahan warna juga karena di Indonesia konsumennya kebanyakan tidak begitu suka dengan warna-warna mature,” ucap Abidni.

Memang, untuk pasar Indonesia, jenis pilihan warnanya juga belum dirilis resmi, tapi untuk pasar Eropa dipastikan ada Matte Gray Metallic, Matte Dark Grayish Orange Metallic dan White Metallic. Bisa jadi pilihannya tidak akan jauh berbeda dengan itu.

Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) resmi mengekspor produk maxi scooter terbarunya XMAX ke Eropa. Pasar domestik pun dikesampingkan, demi memenuhi kebutuhan ekspor terlebih dahulu.

Jika dibanding dengan model yang akan dipasarkan di dalam negeri, pihak Yamaha Indonesia yang diwakili, M Abidin, GM Aftersales Division menyebut, tidak terlalu ada banyak perbedaan, hanya di beberapa bagian saja, menyesuaikan dengan regulasi.

“Pertama, XMAX yang akan diekspor ke Eropa memiliki mata kucing dibagian belakang menempel pada spakbor, sementara yang akan dipasarkan di Indonesia tidak disematkan komponen itu,” ujar Abidin, Selasa (18/4/2017).

Abidin melanjutkan, perbedaan lainnya ada pada mesin, di mana untuk Eropa berukuran 300cc berstandar Euro IV, sememtara di Indonesia 250cc yang masih menganut Euro III. Selain itu, varian yang dipasarkan di dalam negeri memiliki tambahan warna, kuning bumblebee.

“Terkait dengan dimensi dan fitur lainnya sama, antara di sini dan di Eropa. Tambahan warna juga karena di Indonesia konsumennya kebanyakan tidak begitu suka dengan warna-warna mature,” ucap Abidni.

Memang, untuk pasar Indonesia, jenis pilihan warnanya juga belum dirilis resmi, tapi untuk pasar Eropa dipastikan ada Matte Gray Metallic, Matte Dark Grayish Orange Metallic dan White Metallic. Bisa jadi pilihannya tidak akan jauh berbeda dengan itu.

SUMBER: KOMPAS